Archive for the ‘Musik’ Category

Kalau anda suka musik rock jaman dulu, mungkin tahu dengan lagu She’s Gone yang dinyanyikan oleh band Steelheart di tahun 1990. Lagu tersebut memamerkan suara lengkingan dahsyat setinggi langit dari sang vokalis, Michael Matijevic. Nah lagu ini cukup membuat penasaran, apakah ada vokalis pria lain yang bisa menyamai atau melebihi suara Matijevic di She’s Gone. Ternyata banyak!

Setelah membaca artikel tentang Elegant Screamers, saya jadi terinspirasi untuk mengukur sendiri ketinggian suara para vokalis favorit. Gimana cara mengukurnya? Dengarkan saja lagu yang dicurigai mengandung lengkingan tinggi, kemudian cocokkan nada vokalis tersebut dengan keyboard/piano di oktaf ke lima (nada antara C5 – C6).
Read more

Female Fronted Metal

Female Fronted Metal adalah istilah untuk menyebut band-band bergenre metal yang memiliki penyanyi wanita. Para wanita tersebut biasanya adalah sebagai penyanyi utama, walaupun ada juga beberapa band yang menggunakan penyanyi campuran pria dan wanita. Band-band seperti ini juga bisa disebut Female Fronted Metal.

Beberapa subgenre metal seperti symphonic metal, gothic metal dan power metal banyak menghasilkan band-band dengan penyanyi wanita. Band-band tersebut yang cukup populer seperti Nightwish (Finlandia), Within Temptation (Belanda), Epica (Belanda) dan After Forever (Belanda). Kebanyakan para penyanyi wanita tersebut memiliki suara yang lembut, juga bertipe soprano layaknya penyanyi musik klasik/opera. Keindahan suara vokal para frontwoman ini terkadang juga didukung oleh musik dengan iringan orchestra maupun choir (paduan suara) sehingga menambah kemegahan musiknya.

Seperti apakah wajah para penyanyi wanita tersebut? Berikut ini adalah daftar 10 model penyanyi wanita favorit saya.
Read more

Review: Angra – Rebirth

Brazil merupakan salah satu negara di luar Eropa yang memiliki cukup banyak band-band beraliran power metal (aliran musik yang banyak berkembang di Eropa). Salah satu band kelas atas di Brazil adalah Angra. Yang membuat saya tertarik dengan Angra adalah karena band ini bisa memadukan antara musik progressive-power metal dengan musik tradisional Brazil, sehingga menghasilkan style musik yang cukup unik. Nuansa Brazil di album ini masih cukup terasa (walaupun tidak sebanyak di album “Holy Land”).

Bicara tentang Rebirth, album ini merupakan “rebirth” yang sebenarnya bagi Angra, karena 3 anggota band ini telah keluar untuk membentuk band Shaman. Namun 2 orang yang masih bertahan di Angra yaitu gitaris Kiko Loureiro dan Rafael Bittencourt berhasil mencari pengganti yang tepat untuk meneruskan band Angra dalam format baru. Saya termasuk penggemar Angra sejak pertama kali mendengarkan album “Angels Cry”, dan karena formasi bandnya yang berubah, ketika itu sempat ragu-ragu untuk membeli kaset Rebirth ini, tapi akhirnya saya beli juga. Untunglah Angra termasuk band yang masih bisa masuk toko kaset Indonesia :). Vokalis baru Edu Falaschi memang memiliki tugas yang berat untuk menggantikan posisi Andre Matos, namun dia berhasil menjalankan tugas dengan baik. Dari segi kualitas vokal, menurut saya Andre dan Edu sama-sama baik, walaupun mereka memiliki karakter suara yang berbeda. Andre Matos memiliki tipe suara yang melengking tinggi (high-pitched) dan terkadang mirip suara cewek, sedangkan suara Edu walaupun tidak setinggi Andre tapi terasa lebih bertenaga. Read more